Tompi Dkk Minta Pemerintah Transparan Banjir Sumatra, Gibran Tak Bisa Beri Jawaban Rinci

[ad_1]

Ringkasan Berita:

  • Seniman desak pemerintah buka fakta banjir Sumatra, publik menunggu jawaban
  • Tompi kaget, ternyata banyak program pemerintah berjalan diam-diam
  • Gibran hanya tegaskan arahan Prabowo, tanpa jawaban detail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sejumlah pelaku seni dan industri kreatif meminta pemerintah Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming lebih transparan dan terbuka dalam menyampaikan informasi penanganan pascabencana banjir Sumatra yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Hal itu mereka sampaikan saat bertemu Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming dalam audiensi di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (5/1/2026).

Pertemuan tersebut membahas penguatan koordinasi penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatra.

Tokoh yang hadir antara lain Tompi, Melaney Ricardo, Iko Uwais, serta Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad.

Lalu, bagaimana reaksi dan jawaban Wapres Gibran atas aspirasi tersebut?

Suara Seniman

Dalam audiensi, Tompi mewakili pelaku industri kreatif menyampaikan aspirasi agar pemerintah lebih transparan dalam memberikan informasi penanganan pascabencana.

Ia mengaku terkejut setelah mendengar penjelasan Wapres Gibran mengenai berbagai program yang ternyata sudah berjalan di Sumatra.

“Banyak hal-hal baik yang sebenarnya saya juga terkaget tadi. Pak Wapres cerita, ternyata programnya banyak yang sudah berjalan. Cuma mungkin yang sampai ke kita tidak banyak informasinya,” ujar Tompi.

Tompi menambahkan, “Kami kasih masukan, tolong disiarkan supaya masyarakat tahu. Jangan sampai kita berpikir negara tidak melakukan apa-apa, padahal ternyata sudah banyak yang dikerjakan.”

Baca juga: Retret Hambalang: Prabowo Pamer Lampaui Capaian Cadangan Beras Era Soeharto, Tertinggi di Sejarah RI

Dampak Luar Biasa

Banjir bandang dan longsor melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sejak akhir November 2025.

Data BNPB per Selasa, 6 Januari 2026:

  • 1.178 jiwa meninggal
  • 148 jiwa hilang
  • 242.200 jiwa mengungsi
  • 53 kabupaten/kota terdampak

BNPB juga mencatat 10 kabupaten/kota dengan jumlah korban meninggal terbanyak. Ribuan rumah rusak, fasilitas umum lumpuh, dan aktivitas masyarakat terganggu.

Posisi Pemerintah

Dalam arahannya, Gibran menekankan pentingnya penyaluran bantuan yang transparan dan akuntabel. Bantuan harus diutamakan dalam bentuk barang sesuai kondisi lapangan untuk mempercepat pemanfaatan dan meminimalkan kendala distribusi.

Ia menyampaikan apresiasi kepada para seniman atas kepedulian dan solidaritas melalui aksi kemanusiaan.

 “Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para seniman dan budayawan dari berbagai daerah di seluruh Indonesia yang telah melakukan aksi kemanusiaan membantu Saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana di Sumatra,” kata Gibran dalam keterangan pers.



[ad_2]

About admin

Check Also

Что такое алгоритмы и как они задействуются в нынешних технологиях

Что такое алгоритмы и как они задействуются в нынешних технологиях Алгоритмы составляют собой ряд ясно …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *